Menu

Mode Gelap
Serangan Israel di Gaza: 112 Warga Tewas dan 157 Luka-luka dalam 24 Jam Terakhir Israel Menembaki Warga Palestina yang Sedang Menunggu Bantuan Kemanusiaan Sulitnya Bantuan, Warga Palestina Terpaksa Giling Pakan Ternak untuk Membuat Roti Lebih Dari 20 Warga Palestina Syahid Akibat Serangan Udara Israel di Kamp Nusairat Jurnalis dan Dokter dari RS Nasser Jadi Target Penyerangan Israel

Sejarah · 25 Jan 2024 13:20 WIB

Daftar 5 Masjid Bersejarah di Palestina, Apakah Hari Ini Masih Ada?


 Foto: es.wikipedia.org/wiki/Mezquita_An-Nasr Perbesar

Foto: es.wikipedia.org/wiki/Mezquita_An-Nasr

KabarPalestina.com – Masjid bersejarah di Palestina terbilang cukup banyak, salah satunya Masjid Al-Aqsa yang dulunya memiliki nama Baitul Maqdis. Sebuah bangunan bersejarah bagi umat muslim sejak zaman nabi Adam Alaihissalam.

Namun, bukan hanya satu masjid itu saja masih ada beberapa masjid lainnya dengan nilai sejarah cukup tinggi. Mulai dari yang letaknya di Nablus hingga Gaza, dan beberapa yang bisa kamu ketahui bisa simak pembahasan artikel masjid bersejarah di Palestina ini sampai selesai.

Daftar Masjid Bersejarah di Palestina

Dengan banyaknya masjid pada tanah ini, menunjukan betapa pesatnya perkembangan Islam di tanah Palestina. Sebab banyak masjid yang sudah terbangun sejak ratusan atau berabad-abad lalu.

Apalagi negara satu ini juga memiliki julukan sebagai negerinya para nabi, sebab beberapa utusan Allah lahir pada tanah ini. Jadi tidak heran jika banyak masjid bersejarah menjadi peninggalan berharga bagi umat muslim.

1. Masjid An-Nasr

Merupakan salah satu masjid yang Palestina miliki dengan kubah berwarna biru sekaligus menjadi ikon dari kota Nablus. Sebelumnya bangunan ini merupakan sebuah gereja Bizantium ketika masa Tentara Salib.

Kemudian pada tahun 1187 Palestina jatuh ke tangan Ayyubiyah dan pada abad ke-14 Nablus jatuh ke tangan Mamluk. Dan pada masa itulah, yang semula gereja berubah menjadi masjid An-Nasr yang artinya Pertolongan.

2. Masjid Agung Nablus

Selanjutnya Masjid Agung Nablus, adalah tempat ibadah umat muslim tertua sekaligus terbesar yang ada di Nablus. Awalnya juga merupakan sebuah bangunan gereja pada tahun 244-249 M.

Yang kemudian berubah menjadi masjid pada awal era Islam masuk, dan pada abad ke-12 Dinasti Ayyubiyah melakukan peresmian untuk masjidnya. Bangunan ini memiliki kubah yang berwarna perak. Namun pada tahun 1927, gempa bumi terjadi membuat kubah serta menaranya hancur dan direnovasi kembali pada tahun 1935.

3. Masjid Al-Khadra

Memiliki nama lain yakni Masjid Hijau atau Hizn Sidna Ya’qub, lokasinya berada di lereng Gunung Gerizim pada bagian barat Kota Tua Nablus, tepi barat. Bangunannya berbentuk persegi panjang juga memiliki menara setinggi 30 m. 

Seorang arkeolog bernama Michael Avi-Yonah mengidentifikasi bahwa bangunan tersebut sudah ada sejak 362 M. Dan dari sejarah yang ada, masjid ini berdiri pada bagian ketika nabi Yakub menangisi Nabi Yusuf yang hilang dan diperlihatkan jubahnya sudah berlumur darah.

Ketika para saudaranya menyebutkan Nabi Yusuf meninggal karena jatuh ke dalam sumur. Dengan adanya sejarah tersebut, menjadikan bangunan ini juga populer dengan julukan masjid Kesedihan Yaqub.

4. Masjid Agung Gaza

Juga populer sebagai Masjid Agung Omari, merupakan tempat ibadah umat muslim terbesar juga tertua yang berada pada Jalur Gaza, tepatnya di Kota Tua Gaza. Sebelum menjadi tempat beribadah umat muslim, sebelumnya adalah gereja yang sudah berdiri pada abad 5.

Kemudian terjadi peristiwa penaklukan oleh umat muslim pada abad ke-7, sehingga bangunannya menjadi masjid. Pada abad ke-10 menaranya roboh dan hancur akibat gempa bumi tepatnya pada tahun 1033.

Selain itu, setelahnya pernah menjadi gereja kembali tapi kembali direbut oleh Dinasti Mamluk awal abad ke-13. Kondisinya sudah hancur, karena menjadi titik penghancuran bom oleh Israel pada 7 Desember tahun 2023.

5. Masjid Omar

Terakhir ada Masjid Omar, merupakan satu-satunya masjid berada di Kota Tua Bethlehem, Palestina. Untuk letaknya sendiri Sisi Barat Manger Square, seberang alun-alun juga Gereja Kelahiran.

Namanya terinspirasi dari nama sahabat Rasulullah yakni Umar bin Khattab. Setelah melakukan penaklukan Yerusalem, ia melakukan perjalanan ke Betlehem tahun 673 M untuk mengeluarkan UU menjamin penghormatan pada tempat suci umat Kristen juga pendeta. 

Yaqut al-Hamawi, mengisahkan dan menceritakan Umar bin Khattab mendapat nasehat dari biksu untuk membangun masjid pada gedung bertingkat atau haniyya daripada mengubah Gereja Kelahiran. 

Untuk kondisi terkini dari masjid bersejarah Palestina ini sebagian sudah mengalami kehancuran, akibat pengeboman yang Israel lakukan sejak tanggal 7 Oktober 2023 sampai hari ini. Sehingga mengakibatkan banyaknya bangunan rusak, serta puluhan ribu korban jiwa berjatuhan.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mengenal Istana Hisham, Salah Satu Peninggalan Islam di Palestina

28 Januari 2024 - 10:42 WIB

6 Fakta Kota Tua Yerusalem, Kota Suci Bagi Tiga Agama

28 Januari 2024 - 10:35 WIB

Bukan Hanya Milik Umat Islam, Ini 5 Wisata Religi Palestina Agama Lain

27 Januari 2024 - 09:49 WIB

Jadi Masjid Tertua Setelah Masjidil Haram, Ini Kisah Berdirinya Masjid Al-Aqsa Palestina

24 Januari 2024 - 14:48 WIB

Akar Konflik yang Terjadi Antara Palestina dan Israel

24 Januari 2024 - 14:42 WIB

Sejarah Palestina Sebagai Tanah Berharga Bagi Umat Muslim

23 Januari 2024 - 12:27 WIB

Trending di Sejarah