Menu

Mode Gelap
Serangan Israel di Gaza: 112 Warga Tewas dan 157 Luka-luka dalam 24 Jam Terakhir Israel Menembaki Warga Palestina yang Sedang Menunggu Bantuan Kemanusiaan Sulitnya Bantuan, Warga Palestina Terpaksa Giling Pakan Ternak untuk Membuat Roti Lebih Dari 20 Warga Palestina Syahid Akibat Serangan Udara Israel di Kamp Nusairat Jurnalis dan Dokter dari RS Nasser Jadi Target Penyerangan Israel

Afrika · 12 Jan 2024 12:08 WIB

Afrika Selatan Tegas Dukung Palestina, Bawa Kasus Israel Ke Pengadilan Internasional


 Foto: sinpo.id Perbesar

Foto: sinpo.id

KabarPalestina.com – Afrika Selatan dukung Palestina dengan membawa kasus kejahatan Israel ke pengadilan Internasional. Gugatan tersebut Afrika Selatan layangkan dengan adanya rencana Israel yang ingin menghancurkan Gaza.

Para pengacara Afrika Selatan, memberikan tuntutan karena Israel melakukan kejahatan Genosida di Gaza. Hal tersebut tim pengacara dari Afsel sampaikan dalam sidang perdana yang digelar pada Mahkamah Internasional, Den Haag pada Kamis, (11/01/24).

Afrika Selatan Minta Mahkamah Memerintah Israel Menghentikan Operasi Militer

Dalam tuntutan tersebut Afrika meminta supaya mahkamah memerintahkan Israel, untuk berhenti menghentikan kegiatan operasi militer di Gaza. Namun, Israel membantah tuduhan tersebut sebagai tuduhan tidak berdasar

Pengacara Pengadilan Tinggi Afsel, Tembeka Ngcukaitobi menyampaikan pada ICJ, niat kejahatan genosida terlihat dengan jelas sekali dari serangan militer yang pihak zionis lancarkan.

Adila Hassim yang mewakili Afrika juga ikut bergabung menjelaskan, bahwa setiap harinya jumlah korban terus meningkat. Harta benda, martabat, serta kemanusiaan tidak dapat penduduk Palestina rasakan.

Dan tidak ada yang bisa menghentikan kejahatan Israel, selain perintah dari pengadilan ini. Afrika Selatan juga menyerahkan bukti-bukti sebelum sidang berlangsung. Dalam bukti tersebut menunjukan tindakan Israel yang ingin menghancurkan ras, nasional, serta etnis Palestina.

Israel Membela Diri dan Respon untuk Gugatan Afrika 

Israel melakukan pembelaan diri pada Jumat, mengatakan tindakannya tersebut dibenarkan karena mereka merespon serangan mematikan Hamas pada tanggal 7 Oktober 2023 lalu.

Respon untuk gugatan yang Afrika, ICJ hanya akan memberikan opini terkait dengan gugatan tersebut mengingat ini bukanlah sidang pidana.

Melansir dari situs BBC, aparat kepolisian Belanda sendiri kewalahan dengan pendukung Palestina dan Israel yang berkerumun di depan Istana Perdamaian, Den Haag.  Ratusan orang mengibarkan bendera Palestina menuntut gencatan senjata.

Sedangkan pihak Israel mengibarkan foto para sandera yang masih menjadi tahanan di Gaza. Pendemo pro-palestina juga beraksi di Cape Town, Afrika Selatan menunjukan solidaritas serta sisi kemanusiaan mereka pada Palestina.

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Serangan Israel di Gaza: 112 Warga Tewas dan 157 Luka-luka dalam 24 Jam Terakhir

19 Februari 2024 - 15:28 WIB

Serangan Israel di Gaza

Israel Menembaki Warga Palestina yang Sedang Menunggu Bantuan Kemanusiaan

19 Februari 2024 - 13:55 WIB

Sulitnya Bantuan, Warga Palestina Terpaksa Giling Pakan Ternak untuk Membuat Roti

19 Februari 2024 - 13:41 WIB

Seorang Pemuda Palestina Memohon Pertolongan, Kondisinya Terjepit Reruntuhan

17 Februari 2024 - 09:54 WIB

Warga Palestina Berkabung di RS Abu Yousef Al-Najjr

17 Februari 2024 - 09:49 WIB

Mesir Bangun “Zona Penyangga” untuk Menampung Warga Palestina, Bagian dari Rencana Zionis?

17 Februari 2024 - 09:45 WIB

Trending di Geopolitik