Menu

Mode Gelap
Serangan Israel di Gaza: 112 Warga Tewas dan 157 Luka-luka dalam 24 Jam Terakhir Israel Menembaki Warga Palestina yang Sedang Menunggu Bantuan Kemanusiaan Sulitnya Bantuan, Warga Palestina Terpaksa Giling Pakan Ternak untuk Membuat Roti Lebih Dari 20 Warga Palestina Syahid Akibat Serangan Udara Israel di Kamp Nusairat Jurnalis dan Dokter dari RS Nasser Jadi Target Penyerangan Israel

Fasilitas Umum · 20 Des 2023 15:02 WIB

Situs Penting Palestina Sebagian Besar Sengaja Dihancurkan Israel


 Foto: travel.detik.com Perbesar

Foto: travel.detik.com

KabarPalestina.com – Situs penting Palestina sebagian besar sudah hancur karena invasi Israel, hal ini berdasarkan laporan terbaru dari Forensic Architecture. Sebuah organisasi yang menggunakan sumber terbuka serta citra satelit untuk memantau situs penting.

Melalui satelit tersebut, Forensic Architecture menjelaskan bangunan yang terletak di dekat kamp pengungsi Al-Shati, telah dapat hantaman bom kemudian diratakan untuk menjadi kamp militer.

Adanya Pembangunan Infrastruktur Pompa Air Israel

Dalam hal tersebut juga terungkap adanya pembangunan infrastruktur pompa air Israel sekitar lokasi. Yang mana secara nominal tujuannya untuk membanjiri terowongan-terowongan yang menurut Israel digunakan oleh Hamas.

Forensic Architecture juga mengatakan situs tersebut sudah digali sekitar tahun 1995-2005. Dan dari benda-benda tersebut juga mereka berhasil menemukan adanya benteng Zaman Besi tepat di bawah rumah-rumah zaman Achaemenid.

Atau bangunan-bangunan zaman Romawi dan Helenistik, termasuk juga ada sebuah emporium, pemakaman Bizantium di bagian utara, kemudian air mancur berubin di pesisir.

Penghancuran Situs Penting Palestina Disengaja

Kelompok HAM Al-Haq memberikan penuturan bahwa penghancuran tersebut merupakan sebuah upaya yang disengaja. Untuk menghilangkan sumber daya yang sangat penting dalam kehidupan rakyat Palestina di kawasan Gaza.

Yakni memperkuat rezim dengan menghapus identitas asli Palestina. Organisasi tersebut mengungkapkan,

“Menargetkan warisan budaya bukanlah sebuah tindakan kosong. Budaya merupakan ekspresi nyata dari identitas manusia.”

 

“Merampas budaya suatu bangsa sama saja dengan mengosongkan substansi yang menjadi tulang punggung hak mereka untuk menentukan nasib sendiri, terutama dalam konteks pelanggaran hak asasi manusia yang bersifat kumulatif, saling terkait, dan sistemik.”

Pada awal bulan ini, Hamas sudah berhasil menguasai jalur Gaza dan langsung meminta pihak Unesco segera turun tangan untuk melindungi bangunan bersejarah tersebut. Sebab sebelumnya zionis sudah menghancurkan, masjid, gereja, arsitektur bersejarah, hamam, dan lainnya.

Harapannya dunia segera membuka mata dan mau berbondong-bondong membantu masyarakat Palestina dalam mengatasi kekejaman zionis. Yang sudah menewaskan kurang lebih 19ribu orang dalam kurun waktu beberapa bulan, termasuk korbannya adalah anak-anak, perempuan, dan lainnya.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Serangan Israel di Gaza: 112 Warga Tewas dan 157 Luka-luka dalam 24 Jam Terakhir

19 Februari 2024 - 15:28 WIB

Serangan Israel di Gaza

Israel Menembaki Warga Palestina yang Sedang Menunggu Bantuan Kemanusiaan

19 Februari 2024 - 13:55 WIB

Memilukan! Anak-anak Palestina Mencari Makan di Tempat Sampah

19 Februari 2024 - 13:50 WIB

Sulitnya Bantuan, Warga Palestina Terpaksa Giling Pakan Ternak untuk Membuat Roti

19 Februari 2024 - 13:41 WIB

Pemuda Palestina Alami Luka Karena Ditabrak Tank Israel

18 Februari 2024 - 10:29 WIB

Anak-anak Palestina Jadi Korban Akibat Ledakan Bom Israel di Gaza Tengah

18 Februari 2024 - 10:23 WIB

Trending di Anak-anak