Menu

Mode Gelap
Serangan Israel di Gaza: 112 Warga Tewas dan 157 Luka-luka dalam 24 Jam Terakhir Israel Menembaki Warga Palestina yang Sedang Menunggu Bantuan Kemanusiaan Sulitnya Bantuan, Warga Palestina Terpaksa Giling Pakan Ternak untuk Membuat Roti Lebih Dari 20 Warga Palestina Syahid Akibat Serangan Udara Israel di Kamp Nusairat Jurnalis dan Dokter dari RS Nasser Jadi Target Penyerangan Israel

Fasilitas Umum · 15 Feb 2024 11:44 WIB

Israel Targetkan Serangan di Tempat ‘Aman’ Bagi Penduduk Palestina


 Foto: AJ+ Voice From Gaza Perbesar

Foto: AJ+ Voice From Gaza

KabarPalestina.com – Israel targetkan serangan ke tempat yang diklaim sebagai lokasi teraman bagi penduduk Palestina. Bukan hanya menyerang dari udara dengan menjatuhkan bom sejak beberapa hari lalu, tapi juga melakukan serangan dari darat dan laut.

Secara terang-terangan zionis menargetkan kamp serta rumah-rumah para penduduk serta pengungsi dari Gaza. Salah satu dari penduduk yang tinggal adalah Ayman Abdel Jawad memberikan penuturan bahwa banyak tenda dan bangunan yang runtuh.

“Beberapa tenda di sekitar kami, karena kerasnya ledakan, terlempar dan runtuh.”

Semua penduduk Palestina yang berada pada tempat ‘aman’ tersebut mengalami situasi yang sulit. Salah satunya seorang anak perempuan, memberi kesaksian bagaimana ayahnya meninggal depan matanya sendiri serta menjadi korban penembakan Israel.

“Kami berada di dalam tenda, saya dan semua keluarga saya ketika peluru-peluru itu menghujani kami. Ayah saya pergi untuk melihat apa yang terjadi dan mengatakan bahwa ada serangan dan serangan terjadi ketika dia sedang berbicara. Ayah saya sangat lelah. Ketika di dalam mobil, ia terus mengatakan “saya bersaksi bahwa ada satu Tuhan” dan ia meninggal.” Anak perempuan tersebut mengucapkannya sambil menangis, mengingat kematian ayahnya sendiri. 

Israel Targetkan Serangan dari Berbagai Arah

Israel sendiri melakukan serangan pada kota Rafah dari berbagai arah, baik udara, darat hingga laut sekalipun. Tidak ada lagi tempat aman bagi penduduk, kabar ini terbagikan melalui unggahan dari channel WhatsApp AJ+ Voice From Gaza mewartakan bagaimana kondisi terkini.

Dari Narasi tersebut menyebutkan bahwa serangan ini telah menewaskan lebih dari 100 orang Palestina. Berdasarkan dari penuturan dari Dokter Wael Sakhaf dari RS Kuwait, mengungkapkan beberapa orang mengalami luka serius sehingga harus diamputasi pada kaki atau tangannya karena serangan dari zionis.

Alasan dari Israel melakukan ini karena adanya dua sandera yang berada pada kawasan Rafah.

Empat hari sebelumnya, Perdana Menteri Israel, menolak sebuah kesepakatan yang akan membebaskan sandera Israel dari Hamas. Dan melakukan serangan serta merencanakan penyerangan yang lebih besar.

Rafah sendiri menjadi salah satu tempat yang padat penduduk, sekitar 1.9 juta warga Palestina tinggal berdesakan. Banyak orang datang ke tempat ini, tapi Israel kembali menargetkan mereka jadi tidak ada lagi tempat aman.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Memilukan! Anak-anak Palestina Mencari Makan di Tempat Sampah

19 Februari 2024 - 13:50 WIB

Sulitnya Bantuan, Warga Palestina Terpaksa Giling Pakan Ternak untuk Membuat Roti

19 Februari 2024 - 13:41 WIB

Pemuda Palestina Alami Luka Karena Ditabrak Tank Israel

18 Februari 2024 - 10:29 WIB

Anak-anak Palestina Jadi Korban Akibat Ledakan Bom Israel di Gaza Tengah

18 Februari 2024 - 10:23 WIB

Lebih Dari 20 Warga Palestina Syahid Akibat Serangan Udara Israel di Kamp Nusairat

18 Februari 2024 - 10:18 WIB

Seorang Pemuda Palestina Memohon Pertolongan, Kondisinya Terjepit Reruntuhan

17 Februari 2024 - 09:54 WIB

Trending di Gaza